1. Oli rantai sepeda mana yang sebaiknya dipilih:
Jika anggaran Anda terbatas, pilihlah oli mineral, tetapi masa pakainya jelas lebih lama daripada oli sintetis. Jika Anda melihat biaya keseluruhan, termasuk mencegah korosi dan karat pada rantai, serta menambah jam kerja, maka membeli oli sintetis jelas lebih murah. Hemat tenaga kerja.
Minyak sintetis rantai yang ada di pasaran pada dasarnya dapat dibagi menjadi dua jenis: 1. ester dan 2. minyak silikon.
Mari kita bahas tipe pertama terlebih dahulu: Keunggulan terbesar ester adalah memiliki permeabilitas yang sangat baik dan dapat dengan cepat menembus celah antara bagian tengah bushing dan pelat samping rantai (ingat, pergerakan rantai disebabkan oleh keausan antara bagian tengah bushing dan pelat samping. Ya, yang benar-benar membutuhkan pelumasan adalah bagian dalam, bukan permukaan rantai. Oli di permukaan hanya untuk mencegah karat. Jika permukaan terasa kering dan tidak ada oli, Anda perlu menyemprotkan oli rantai lagi).
Mari kita bahas yang kedua: Keunggulan terbesar oli silikon adalah memiliki ketahanan air yang baik, tetapi permeabilitasnya buruk. Lapisan oli mudah pecah, sehingga pelumasan menjadi buruk dan rantai lebih cepat aus. Oleh karena itu, produk oli silikon lebih efektif bila digunakan pada permukaan yang bergeser.
Terakhir, secara umum, ester memiliki efek pelumasan penetrasi yang lebih baik pada rantai dan lebih cocok sebagai oli rantai daripada oli silikon, yang cenderung kurang menempel pada kotoran. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tergantung mana yang paling sesuai untuk Anda.
2. Kebutuhan pelumas untuk transmisi rantai sepeda:
1: Memiliki permeabilitas yang sangat baik
2: Harus memiliki daya rekat yang sangat baik
3: Performa pelumasan yang sangat baik
4: Stabilitas oksidasi yang sangat baik
5: Memiliki tingkat kehilangan penguapan yang sangat kecil
6: Memiliki kemampuan yang baik untuk menahan pengaruh eksternal
7: Memiliki karakteristik bebas dari polusi
Waktu posting: 18 September 2023
