Apa perbedaan antara rantai rol Seri A dan Seri B?
Rantai rol merupakan komponen penting dalam sistem transmisi industri modern dan banyak digunakan dalam berbagai peralatan mekanik. Berdasarkan standar dan skenario aplikasi yang berbeda,rantai rolterutama terbagi menjadi Seri A dan Seri B.
I. Standar dan Asal-usul
Seri A: Sesuai dengan Standar Amerika untuk Rantai (ANSI), standar utama di pasar AS, dan banyak digunakan di Amerika Utara.
Seri B: Sesuai dengan Standar Eropa untuk Rantai (ISO), yang terutama berbasis di Inggris, dan banyak digunakan di Eropa dan wilayah lain.
II. Fitur Struktural
Ketebalan Pelat Penghubung Dalam dan Luar:
Seri A: Pelat penghubung bagian dalam dan luar memiliki ketebalan yang sama, sehingga mencapai kekuatan statis yang seragam melalui penyesuaian yang berbeda.
Seri B: Pelat penghubung bagian dalam dan luar memiliki ketebalan yang sama, sehingga menghasilkan kekuatan statis yang seragam melalui berbagai gerakan ayunan.
Ukuran Komponen dan Rasio Jarak Antar Komponen:
Seri A: Dimensi utama setiap komponen sebanding dengan jarak antar komponen. Misalnya, diameter pin = (5/16)P, diameter roller = (5/8)P, dan ketebalan pelat rantai = (1/8)P (P adalah jarak antar komponen rantai).
Seri B: Dimensi komponen utama tidak proporsional secara jelas terhadap jarak antar komponen.
Desain Sproket:
Seri A: Sproket tanpa tonjolan di kedua sisi.
Seri B: Pulley penggerak dengan tonjolan di satu sisi, diamankan dengan alur pasak dan lubang sekrup.
III. Perbandingan Kinerja
Kekuatan Tarik:
Seri A: Dalam delapan ukuran pitch dari 19,05 hingga 76,20 mm, kekuatan tariknya lebih besar daripada Seri B.
Seri B: Pada dua ukuran pitch 12,70 mm dan 15,875 mm, kekuatan tariknya lebih besar daripada Seri A.
Penyimpangan Panjang Rantai:
Seri A: Penyimpangan panjang rantai adalah +0,13%.
Seri B: Penyimpangan panjang rantai adalah +0,15%. Area Dukungan Pasangan Engsel:
Seri A: Menawarkan area dukungan terbesar untuk ukuran pitch 15,875 mm dan 19,05 mm.
Seri B: Menawarkan area penopang 20% lebih besar daripada Seri A dengan lebar tautan dalam yang sama.
Diameter Rol:
Seri A: Setiap lapangan hanya memiliki satu ukuran rol.
Seri B: Diameter rol 10%-20% lebih besar daripada Seri A, dengan dua lebar rol yang tersedia untuk setiap jarak ulir.
IV. Skenario Aplikasi
Sebuah Seri:
Fitur: Cocok untuk sistem transmisi beban sedang dan kecepatan rendah.
Aplikasi: Digunakan secara luas dalam mesin konstruksi, mesin pertanian, manufaktur otomotif, metalurgi, petrokimia, dan industri lainnya.
Seri B:
Fitur: Cocok untuk gerakan kecepatan tinggi, transmisi berkelanjutan, dan beban berat.
Aplikasi: Terutama digunakan dalam mesin industri, mesin metalurgi, mesin tekstil, dan aplikasi lainnya.
V. Pemeliharaan dan Perawatan
Sebuah Seri:
Penegangan: Penurunan tegangan = 1,5%a. Melebihi 2% meningkatkan risiko gigi terlewat hingga 80%.
Pelumasan: Cocok untuk lingkungan bersuhu tinggi, gunakan gemuk grafit.
Seri B:
Penegangan: Penurunan tegangan = 1,5%a. Melebihi 2% meningkatkan risiko gigi terlewat hingga 80%.
Pelumasan: Cocok untuk lingkungan korosi semprotan garam, gunakan pelat rantai berlapis Dacromet dan lumasi setiap tiga bulan sekali.
VI. Rekomendasi Seleksi
Pilihlah berdasarkan skenario aplikasi: Jika peralatan Anda perlu beroperasi di bawah beban sedang dan kecepatan rendah, Seri A mungkin merupakan pilihan yang lebih baik; jika membutuhkan kecepatan tinggi, transmisi berkelanjutan, dan beban berat, Seri B lebih sesuai.
Pertimbangkan biaya perawatan: Terdapat beberapa perbedaan dalam perawatan antara Seri A dan Seri B. Saat memilih, pertimbangkan lingkungan operasional peralatan dan sumber daya perawatan.
Pastikan kompatibilitas: Saat memilih rantai, pastikan jarak antar gigi rantai dan sproket konsisten untuk menghindari masalah transmisi.
Waktu posting: 08-Agustus-2025
