Berita - Apakah rantai sepeda motor sebaiknya dikendurkan atau dikencangkan?

Apakah rantai motor sebaiknya dikendurkan atau dikencangkan?

Rantai yang terlalu longgar akan mudah lepas, dan rantai yang terlalu kencang akan memperpendek umurnya. Kekencangan yang tepat adalah dengan memegang bagian tengah rantai dengan tangan Anda dan membiarkan celah sekitar dua sentimeter untuk bergerak naik turun.
1.
Mengencangkan rantai membutuhkan lebih banyak tenaga, tetapi melonggarkan rantai membutuhkan lebih sedikit tenaga. Sebaiknya jarak bebas ayunan naik dan turun berkisar antara 15 hingga 25 mm.
2.
Rantainya lurus saja. Jika kencang, hambatannya akan besar. Jika longgar, daya akan berkurang.
3.
Jika rantai transmisi sepeda motor terlalu longgar atau terlalu kencang, hal itu akan merusak rantai dan kendaraan. Disarankan untuk menyesuaikan jarak gerak rantai (droop stroke) menjadi 20mm hingga 35mm.
4.
Sepeda motor, nama Inggrisnya: MOTUO, digerakkan oleh mesin bensin. Kendaraan ini beroda dua atau beroda tiga dan roda depannya dikendalikan oleh setang.
5.
Secara umum, sepeda motor dibagi menjadi sepeda motor jalanan, sepeda motor balap jalanan, sepeda motor off-road, cruiser, station wagon, skuter, dan lain sebagainya.
6.
Rantai umumnya berupa mata rantai atau cincin logam, yang sebagian besar digunakan untuk transmisi mekanis. Rantai dapat dibagi menjadi rantai rol presisi dengan jarak antar mata rantai pendek, rantai rol presisi dengan jarak antar mata rantai pendek,
Rantai rol pelat bengkok untuk transmisi tugas berat, rantai untuk mesin semen,
rantai daun.

Rantai Rol Sepeda Motor 428


Waktu posting: 02-Sep-2023