Cara Menguji Ketahanan Korosi Rantai Rol
Dalam aplikasi industri, ketahanan korosi rantai rol merupakan salah satu faktor kunci untuk keandalan dan daya tahannya. Berikut beberapa cara untuk menguji ketahanan korosi rantai rol.rantai rol:
1. Uji semprot garam
Uji semprot garam adalah uji korosi yang dipercepat yang digunakan untuk mensimulasikan korosivitas iklim laut atau lingkungan industri. Dalam uji ini, larutan yang mengandung garam disemprotkan menjadi kabut untuk mengevaluasi ketahanan korosi material logam. Uji ini dapat dengan cepat mensimulasikan proses korosi di lingkungan alami dan mengevaluasi kinerja material rantai rol di lingkungan semprot garam.
2. Tes imersi
Uji perendaman melibatkan perendaman spesimen secara keseluruhan atau sebagian dalam media korosif untuk mensimulasikan fenomena korosi garis air atau lingkungan korosi intermiten. Metode ini dapat mengevaluasi kinerja rantai rol ketika terpapar media korosif dalam waktu lama.
3. Uji elektrokimia
Uji elektrokimia dilakukan dengan menguji material melalui stasiun kerja elektrokimia, mencatat perubahan arus, tegangan, dan potensial, serta mengevaluasi ketahanan korosi material dalam larutan elektrolit. Metode ini cocok untuk mengevaluasi ketahanan korosi material seperti paduan Cu-Ni.
4. Uji paparan lingkungan sebenarnya
Rantai rol terpapar lingkungan kerja sebenarnya, dan ketahanan korosinya dievaluasi dengan secara teratur memeriksa keausan, korosi, dan deformasi rantai. Metode ini dapat memberikan data yang lebih mendekati kondisi penggunaan sebenarnya.
5. Uji kinerja pelapisan
Untuk rantai rol tahan korosi berlapis, pengujian kinerja lapisannya sangat penting. Ini termasuk keseragaman, daya rekat lapisan, dan efek perlindungan dalam kondisi tertentu. “Spesifikasi Teknis untuk Rantai Rol Tahan Korosi Berlapis” menjelaskan persyaratan kinerja, metode pengujian, dan standar pengendalian mutu produk tersebut.
6. Analisis material
Melalui analisis komposisi kimia, pengujian kekerasan, analisis struktur metalografi, dan lain-lain, sifat material setiap komponen rantai rol diuji untuk melihat apakah memenuhi standar, termasuk ketahanan korosinya.
7. Pengujian ketahanan aus dan korosi
Melalui uji keausan dan uji korosi, ketahanan aus dan korosi rantai dievaluasi.
Melalui metode-metode di atas, ketahanan korosi rantai rol dapat dievaluasi secara komprehensif untuk memastikan keandalan dan daya tahannya dalam berbagai kondisi lingkungan. Hasil pengujian ini sangat penting sebagai panduan untuk memilih material dan desain rantai rol yang tepat.
Bagaimana cara melakukan uji semprot garam?
Uji semprot garam adalah metode pengujian yang mensimulasikan proses korosi di laut atau lingkungan yang mengandung garam dan digunakan untuk mengevaluasi ketahanan korosi material logam, pelapis, lapisan pelapis listrik, dan material lainnya. Berikut adalah langkah-langkah spesifik untuk melakukan uji semprot garam:
1. Persiapan ujian
Peralatan uji: Siapkan ruang uji semprot garam, termasuk sistem penyemprot, sistem pemanas, sistem pengontrol suhu, dll.
Larutan uji: Siapkan larutan natrium klorida (NaCl) 5% dengan nilai pH yang disesuaikan antara 6,5-7,2. Gunakan air deionisasi atau air suling untuk menyiapkan larutan tersebut.
Persiapan sampel: Sampel harus bersih, kering, bebas dari minyak dan kontaminan lainnya; ukuran sampel harus memenuhi persyaratan ruang uji dan memastikan area paparan yang cukup.
2. Penempatan sampel
Tempatkan sampel di dalam ruang uji dengan permukaan utama dimiringkan 15° hingga 30° dari garis tegak lurus untuk menghindari kontak antara sampel atau ruang uji.
3. Langkah-langkah pengoperasian
Sesuaikan suhu: Sesuaikan suhu ruang uji dan wadah air garam hingga 35°C.
Tekanan semprot: Pertahankan tekanan semprot pada 1,00±0,01kgf/cm²
Kondisi pengujian: Kondisi pengujian seperti yang ditunjukkan pada Tabel 1; waktu pengujian adalah waktu terus menerus dari awal hingga akhir penyemprotan, dan waktu spesifik dapat disepakati oleh pembeli dan penjual.
4. Waktu ujian
Tetapkan waktu pengujian sesuai dengan standar atau persyaratan pengujian yang relevan, seperti 2 jam, 24 jam, 48 jam, dan sebagainya.
5. Perlakuan pasca-uji
Pembersihan: Setelah pengujian, bersihkan partikel garam yang menempel dengan air bersih di bawah 38°C, dan gunakan sikat atau spons untuk menghilangkan produk korosi selain titik korosi.
Pengeringan: Keringkan sampel selama 24 jam atau waktu yang ditentukan dalam dokumen terkait di bawah kondisi atmosfer standar dengan suhu (15°C~35°C) dan kelembapan relatif tidak lebih dari 50%.
6. Catatan observasi
Inspeksi penampilan: Periksa sampel secara visual sesuai dengan dokumen yang relevan dan catat hasil inspeksi.
Analisis produk korosi: Menganalisis secara kimia produk korosi pada permukaan sampel untuk menentukan jenis dan tingkat korosi.
7. Evaluasi hasil
Evaluasi ketahanan korosi sampel sesuai dengan standar yang relevan atau persyaratan pelanggan.
Langkah-langkah di atas memberikan panduan pengoperasian terperinci untuk uji semprot garam guna memastikan keakuratan dan keandalan hasil uji. Melalui langkah-langkah ini, ketahanan korosi material dalam lingkungan semprot garam dapat dievaluasi secara efektif.
Waktu posting: 25 Desember 2024
