Bagaimana cara melakukan perawatan dan inspeksi rutin pada rantai rol?
Sebagai komponen kunci dalam sistem transmisi industri, perawatan dan inspeksi rutin rantai rol sangat penting untuk memastikan pengoperasian peralatan yang normal dan memperpanjang masa pakainya. Berikut beberapa langkah perawatan dan inspeksi berdasarkan standar industri:
1. Kesejajaran sproket dan kelancaran alur rantai
Pertama, perlu dipastikan bahwa semua sproket transmisi mempertahankan koplanaritas yang baik, yang berarti bahwa permukaan ujung sproket harus berada pada bidang yang sama untuk memastikan kelancaran operasi rantai. Pada saat yang sama, saluran rantai harus tetap tidak terhalang.
2. Penyesuaian kendur rantai pada sisi yang kendur
Untuk transmisi horizontal dan miring dengan jarak tengah yang dapat disesuaikan, kendur rantai harus dijaga sekitar 1%~2% dari jarak tengah. Untuk transmisi vertikal atau di bawah beban getaran, transmisi mundur, dan pengereman dinamis, kendur rantai harus lebih kecil. Pemeriksaan dan penyesuaian rutin terhadap kendur sisi rantai yang kendur merupakan hal penting dalam pekerjaan perawatan transmisi rantai.
3. Peningkatan kondisi pelumasan
Pelumasan yang baik merupakan hal penting dalam pekerjaan perawatan. Pastikan bahwa gemuk pelumas dapat terdistribusi ke celah engsel rantai secara tepat waktu dan merata. Hindari penggunaan oli berat atau gemuk dengan viskositas tinggi, karena dapat dengan mudah menyumbat jalur (celah) ke permukaan gesekan engsel bersama dengan debu. Bersihkan rantai rol secara teratur dan periksa efek pelumasannya. Jika perlu, bongkar dan periksa pin dan selongsongnya.
4. Pemeriksaan rantai dan sproket
Rantai dan gir harus selalu dijaga dalam kondisi kerja yang baik. Periksa permukaan kerja gigi gir secara berkala. Jika ditemukan aus terlalu cepat, sesuaikan atau ganti gir tepat waktu.
5. Inspeksi penampilan dan inspeksi presisi
Inspeksi penampilan meliputi pengecekan apakah pelat rantai bagian dalam/luar berubah bentuk, retak, berkarat, apakah pin berubah bentuk atau berputar, berkarat, apakah rol retak, rusak, aus berlebihan, dan apakah sambungan longgar dan berubah bentuk. Inspeksi presisi melibatkan pengukuran perpanjangan rantai di bawah beban tertentu dan jarak tengah antara kedua sproket.
6. Pemeriksaan pemanjangan rantai
Inspeksi pemanjangan rantai dilakukan dengan menghilangkan celah pada seluruh rantai dan mengukurnya di bawah tegangan tarik tertentu. Ukur dimensi dalam dan luar antara rol pada sejumlah bagian untuk menemukan dimensi acuan dan panjang pemanjangan rantai. Nilai ini dibandingkan dengan nilai batas pemanjangan rantai pada butir sebelumnya.
7. Inspeksi rutin
Disarankan untuk melakukan inspeksi rutin sebulan sekali. Jika digunakan di lingkungan khusus atau dalam kondisi seperti berhenti mendadak, pengoperasian terhenti, pengoperasian terputus-putus, dll. selama pengoperasian kecepatan tinggi, waktu untuk inspeksi rutin perlu dipersingkat.
Dengan mengikuti langkah-langkah perawatan dan inspeksi di atas, Anda dapat memastikan pengoperasian rantai rol yang efektif, mencegah kerusakan, dan dengan demikian meningkatkan efisiensi dan keselamatan produksi. Perawatan dan inspeksi harian yang benar tidak hanya dapat memperpanjang umur pakai rantai rol, tetapi juga memastikan stabilitas dan keandalan sistem transmisi.
Waktu posting: 18 Desember 2024
